ABSTRAK
Polifenol ampas Myrica rubra (MRPP) digunakan untuk mempelajari efek hipoglikemik dan mekanismenya menggunakan tikus diabetes tipe 2 (T2D) (db/db) sebagai model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian MRPP secara oral (mirisitrin dosis rendah, 50 mg/kg BB melalui gavage; mirisitrin dosis tinggi, 250 mg/kg BB melalui gavage; dan ampas Myrica rubra , 500 mg/kg BB melalui gavage) selama 4 minggu secara signifikan menurunkan glukosa darah puasa, protein serum terglikasi, insulin serum, dan indeks resistensi insulin pada tikus, serta dislipidemia pada tikus membaik. MRPP mampu memperbaiki morfologi struktural hepatosit dan sel β pankreas pada tikus diabetes. Mekanisme hipoglikemiknya mungkin melibatkan peningkatan ekspresi gen GLUT-4 dan IRS-1 dalam jalur pensinyalan PI3K dan AMPK, penurunan ekspresi gen GSK-3β, AMPK, PI3K, dan AKT, serta peningkatan aktivitas enzim yang terkait dengan sintesis glikogen dan metabolisme glukosa. Temuan penelitian pada 16S rRNA menunjukkan bahwa MRPP memiliki kemampuan untuk mengubah komposisi mikrobiota usus, menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya, dan mendorong pertumbuhan bakteri bermanfaat. Oleh karena itu, MRPP mampu membentuk kembali komunitas mikroba usus tertentu dan mendukung penerapannya sebagai suplemen baru dalam makanan fungsional untuk pengobatan T2D.
Efek Hipoglikemik dan Mekanisme Polifenol dari Ampas Myrica rubra pada Tikus Diabetes Tipe 2 (db/db)

Leave a Reply